wareh modifikasi CB100 ajib - terbaru mantab ajib azik sekali memuaskan menakjubkan menarik ada dari wareh modifikasi CB100 ajib .
dibawah ini adalah suatu perwujudan semangat modifikasi dari modifikator Honda CB100 dibawah,dimana motor lama ini bisa menjadi tetap energik sporty dan tentunya berpenampilan maximal. Lihat langsung dibawah.
dibawah ini adalah suatu perwujudan semangat modifikasi dari modifikator Honda CB100 dibawah,dimana motor lama ini bisa menjadi tetap energik sporty dan tentunya berpenampilan maximal. Lihat langsung dibawah.
Modifikasi
Honda CB100 4 Klep DOHC 226 CC Edwin Lumanau, modifikator Linx
Motorcycle Perfomance Shop di Jl. Sumatra, No. 10, Bandung selalu punya
terobosan. Modifikasi Honda CB 100 tua yang aslinya hanya 2 klep
dibikin jadi 4 klep. Menggunakan sistem DOHC (Double Overhead Camshaft)
yang didukung dua kem.
Hebatnya lagi Modifikasi Honda CB 100 kapasitas mesin melonjak tinggi. Asalnya cuma 97 cc kini jadi 225,7 cc. Kalau dibulatkan jadi 226 cc dong. Hebat! Ini katanya hasil kerja sama dengan Suroyo, pebengkel di Jl. Ibu Sangki, No. 64, Cibeber, Cimahi, Jawa Barat.
Apa saja teknologinya, mari lihat.
BLOK DAN KEPALA SILINDER F-150
Menggapai teknologi modern, Royo menggabungkan mesin Honda CB 100 dengan milik Suzuki Satria F-150. Karter milik CB100 sedang kepala dan blok silinder punya Satria F-150 yang sudah DOHC, jelas brother beken disapa Royo ini.
BLOK DAN KEPALA SILINDER F-150
Menggapai teknologi modern, Royo menggabungkan mesin Honda CB 100 dengan milik Suzuki Satria F-150. Karter milik CB100 sedang kepala dan blok silinder punya Satria F-150 yang sudah DOHC, jelas brother beken disapa Royo ini.
Modifikasi
Honda CB 100 Tentunya perlu dudukan atau adaptor khusus untuk
menggabungkan karter dan blok silinder. Royo bikin dari bahan duralium 5
mm. Disambung menggunakan las argon untuk bagian dalam. Sedang bagian
luar perlu lebih rapi, makanya pakai las babet.
Posisi
baut blok juga digeser. Disesuaikan lubang baut di blok F-150. Juga
perlu bikin dudukan tensioner yang panjang dan pendek. Menggunakan
miling agar pas pasang di karter.
Piston
pakai diameter 68 mm. Diambil dari Honda XR400 yang punya pin piston
15 mm. Pas dipasangkan sama setang piston GL-Pro Neo Tech yang sudah
dipasang berikut kruk as-nya.
Piston
besar memaksa ganti boring lebih besar. Juga stroke atau langkah
piston dibikin jadi 62,2 mm. Ini didapat dari menggeser posisi pin kruk
as Neo Tech sekitar 6,5 mm. Total langkah bertambah 13 mm.
Kalau
dihitung menggunakan rumus volume silinder pasti didapat 225,7 cc. Itu
didapat dari diameter silinder yang sudah 68 mm dan stroke 62,2 mm.
Tapi,
lantaran stroke bertambah bukan saja pasang adaptor blok silinder dari
duralium 5 mm. Tapi, rantai keteng Satria FU perlu ditambah. Disambung
lagi 4 mata. Tentu gigi keteng di kruk as juga dibikin seperti punya
Satria 4-tak itu.
RASIO TIGER
Setelah kapasitas dapur pacu meningkat, sektor pemindah daya dibenahi. Biar imbang gitu. Seperti rasio satu set pakai Honda Tiger. Otomatis mesin tidak teriak kencang lantaran sudah 6 tingkat kecepatan.
Setelah kapasitas dapur pacu meningkat, sektor pemindah daya dibenahi. Biar imbang gitu. Seperti rasio satu set pakai Honda Tiger. Otomatis mesin tidak teriak kencang lantaran sudah 6 tingkat kecepatan.
Begitu
juga rumah kopling. Cangkok dari Tiger. Namun kampas kopling dipasang
enam lapis. Aplikasi dari Honda Grand, jelas Royo yang bisa ditanya
lebih lanjut lewat telepon rumah di nomor (022) 6673653.
PENGAPIAN GRAND
Pengapian masih cangkok dari punya Grand. Seperti satu set magnet, sepul, pulser dan CDI. Tentu dalam pemasangan kudu dibuatkan dudukan baru. Paling penting lagi letak pulser yang dipasang di kruk as. Tidak ditempatkan di tutup magnet, kenapa ya?
Pengapian masih cangkok dari punya Grand. Seperti satu set magnet, sepul, pulser dan CDI. Tentu dalam pemasangan kudu dibuatkan dudukan baru. Paling penting lagi letak pulser yang dipasang di kruk as. Tidak ditempatkan di tutup magnet, kenapa ya?
Rencana
ke depan mau ganti pulser. Menurut Bro yang dulu sempat beken bikin 2
busi ini. Katanya yang bagus cangkok dari punya Binter Joy. Makanya
mesin mau dibelah ulang. Minimal sebelah kiri kudu dibongkar.
BY PASS JALUR OLI
Sistem pelumasan menuju kepala silinder kudu lancar agar mampu melumasi mekanisme klep. Kalau mempertahankan jalur lama, dipastikan lumayan ribet. Itu karena lubang baut silinder di karter dan blok sudah bergeser. Apalagi sudah tertutup adaptor blok dan kena las babet.
Sistem pelumasan menuju kepala silinder kudu lancar agar mampu melumasi mekanisme klep. Kalau mempertahankan jalur lama, dipastikan lumayan ribet. Itu karena lubang baut silinder di karter dan blok sudah bergeser. Apalagi sudah tertutup adaptor blok dan kena las babet.
Untuk
Modifikasi Honda CB 100 itu kudu dibuatkan jalur baru. Dari tutup bak
kopling kanan dilubangi sebagai dudukan nipel slang. Dari nipel
disambung ke pipa karet dan pipa besi menuju kepala silinder. Dari sana
baru disemburkan menuju mekanisme klep.
Aliran
pelumas di kepala silinder dilanjut menuju karter kembali. Lewat
lubang baut blok kiri depan. Setelahnyampe atas karter dibuatkan dua
lubang yang disemprotkan menuju rantai keteng dan setang piston bawah.
Baru deh setelah itu oli ngumpul di bak.
PISTON KEMBALI DIGANTI
Edwin dapat barang unik, yakni piston Honda CBR150. Menurut Royo, diameter 67 mm dan pin 15 mm. Otomatis harus bore down lantaran piston makin imut dan boring diganti lebih kecil.
Edwin dapat barang unik, yakni piston Honda CBR150. Menurut Royo, diameter 67 mm dan pin 15 mm. Otomatis harus bore down lantaran piston makin imut dan boring diganti lebih kecil.
Kini
kapasitas silinder malah turun. Asalnya 225,7 cc jadi 219 cc. Turun
sekitar 7 cc. Tapinggak masalah lantaran dirasa aman karena kompresi
tidak terlalu besar.
DATA MODIFIKASI
Paking bawah blok bawah Satria F-150
Tensioner Satria F-150
Kem Papas bawah 1,5 mm
Klep Satria F-150
Karburator TZM30
Spuyer Main-jet 160/pilot 35
Paking bawah blok bawah Satria F-150
Tensioner Satria F-150
Kem Papas bawah 1,5 mm
Klep Satria F-150
Karburator TZM30
Spuyer Main-jet 160/pilot 35
